Kostatv.id – Sekretaris Majelis Tinggi Partai Demokrat, Andi Mallarangeng, menjelaskan alasan di balik keputusan partainya untuk bergabung dengan pemerintahan Presiden Joko Widodo atau Jokowi.
Alasan utamanya terkait dengan penerimaan tawaran posisi Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) yang akhirnya diterima oleh Ketua Umum Partai Demokrat, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY).
“Ada dua alasan utama mengapa partai mereka menerima tawaran tersebut. Pertama, mereka tidak ingin menggusur siapapun dari posisi yang sudah ada. Dengan bergabung pada posisi yang kosong, mereka menghindari konflik yang tidak perlu,” jelas Andi sebagaimana dilansir dari kompas.
Alasan kedua adalah karena posisi yang ditawarkan tidak terkait dengan politik, melainkan lebih fokus pada pelayanan masyarakat.
Baca: Gelar Rapat Perdana, AHY Targetkan Penerbitan 120 Juta Sertifikat Tanah
“AHY akan menjabat sebagai Menteri ATR/BPN, yang fungsinya lebih banyak terkait dengan penyelesaian sengketa tanah dan pelayanan kepada masyarakat dalam hal pemetaan tanah di Indonesia,” ujarnya.
Meski AHY hanya akan menjabat selama sekitar tujuh bulan hingga akhir masa jabatan Presiden Jokowi pada Oktober 2024, Andi menegaskan bahwa ada berbagai program yang dapat dipercepat dan diselesaikan dengan kepemimpinan dan manajemen yang efektif.
Pengangkatan AHY sebagai Menteri ATR/BPN resmi dilakukan oleh Presiden Jokowi pada Rabu (21/2/2024), menggantikan posisi sebelumnya yang dipegang oleh Hadi Tjahjanto.
Penulis:











