Teknologi

Fenomena Langit Langka: Jadwal Gerhana Matahari 2024 dan Wilayah Terdampaknya

×

Fenomena Langit Langka: Jadwal Gerhana Matahari 2024 dan Wilayah Terdampaknya

Sebarkan artikel ini

Kostatv.id – Pada tahun 2024, langit akan menyajikan berbagai fenomena menarik, salah satunya adalah gerhana matahari yang diprediksi akan terjadi dua kali. 

European Space Agency mengungkapkan bahwa gerhana matahari terjadi saat matahari, bulan, dan bumi berada pada posisi sejajar sempurna, menciptakan bayangan di bumi yang dapat dilihat oleh mereka yang berada dalam bayangan tersebut.

Ada empat jenis gerhana matahari yang biasanya dapat diamati dari bumi, yakni Gerhana Matahari Total, Sebagian, Cincin, dan Hibrid. Tahun 2024 akan menyuguhkan dua kali gerhana matahari, yaitu Gerhana Matahari Total dan Gerhana Matahari Cincin, meskipun sayangnya, Indonesia tidak akan menyaksikan fenomena ini.

Menurut laman Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN), jadwal Gerhana Matahari 2024 mencatat dua peristiwa menarik. Pertama, Gerhana Matahari Total pada 8 April 2024, dan kedua, Gerhana Matahari Cincin pada 2 Oktober 2024. 

Meskipun tidak terjadi di Indonesia, fenomena ini dapat menjadi pertimbangan untuk merencanakan wisata atau ekspedisi mengejar gerhana.

Baca: Fenomena Langit 2024: Daftar Hujan Meteor yang Menghiasi Malam Bumi

Gerhana Matahari Total terjadi ketika bulan melintas di antara matahari dan bumi, menutupi seluruh permukaan matahari, menciptakan langit gelap seperti fajar atau senja. 

Sementara itu, Gerhana Matahari Cincin terjadi ketika bulan melintas di antara matahari dan bumi, tetapi berada pada atau dekat titik terjauhnya dari bumi. Bulan terlihat lebih kecil dari matahari, menciptakan cincin yang mengelilingi bulan.

Wilayah yang terdampak Gerhana Matahari 2024 mencakup Eropa Barat, Amerika Utara, Amerika Selatan, Samudra Pasifik, Atlantik, Arktik, dan Antartika, tergantung pada jenis gerhana matahari yang terjadi. Indonesia sayangnya tidak termasuk dalam wilayah yang akan disaksikan fenomena langit ini.

Dengan jadwal dan wilayah terdampak yang sudah dijelaskan, masyarakat di sejumlah belahan dunia dapat bersiap-siap menyaksikan spektakulernya gerhana matahari pada tahun 2024, sementara orang Indonesia dapat mempertimbangkan opsi wisata atau ekspedisi untuk mengamati keindahan langit ini di wilayah yang terkena dampak.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!